Siti Nafisah
Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan, Kandangan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Kurikulum Terintegrasi dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di Sekolah Islam Terpadu Siti Nafisah; Sulaiman Jazuli
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 4 (2026): August (on process)
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i4.863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum terintegrasi dalam membentuk karakter peserta didik di SDIT Al Madani Tapin melalui integrasi Kurikulum Nasional dan kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan guru kelas. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum terintegrasi diimplementasikan melalui penyelarasan perangkat pembelajaran, integrasi nilai-nilai Islam ke dalam seluruh mata pelajaran, program pembiasaan karakter, serta keteladanan guru dalam aktivitas sehari-hari di sekolah. Integrasi tersebut dilaksanakan secara harmonis dengan memadukan pembelajaran akademik dan pengembangan spiritual serta moral. Nilai-nilai karakter seperti religiusitas, disiplin, tanggung jawab, kemandirian, dan kepedulian sosial ditanamkan melalui pembelajaran di kelas, kegiatan ibadah, dan program pembiasaan rutin. Penelitian ini juga menemukan bahwa kurikulum terintegrasi memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan karakter peserta didik, khususnya dalam meningkatkan disiplin, tanggung jawab, kemandirian, kepedulian sosial, dan kesadaran beribadah. Meskipun demikian, implementasi kurikulum terintegrasi masih menghadapi beberapa kendala, meliputi kesiapan guru yang belum merata, beban administrasi, keterbatasan referensi dan bahan ajar terintegrasi, keterbatasan waktu dan biaya, serta belum optimalnya kesamaan persepsi antara sekolah dan orang tua dalam pembentukan karakter. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter peserta didik tidak hanya berlangsung melalui integrasi nilai Islam dalam pembelajaran, tetapi juga melalui pembiasaan, keteladanan guru, dan kolaborasi antara sekolah dan keluarga.