Selviana Ina Narek
Sekolah Tinggi Pastoral Reinha Larantuka, Flores Timur-NTT

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Melalui Kompetensi Digital Guru Pendidikan Agama Katolik Selviana Ina Narek; Elisabeth Isadora Tombay; Yoseph Belen Keban
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 4 (2026): August (on process)
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i4.884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi digital Guru Pendidikan Agama Katolik dalam meningkatkan minat belajar peserta didik di SMA Negeri 1 Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan Guru Pendidikan Agama Katolik, Kepala Sekolah, dan peserta didik kelas XI sebagai informan penelitian. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi digital Guru Pendidikan Agama Katolik berperan penting dalam meningkatkan minat belajar peserta didik melalui pemanfaatan berbagai media pembelajaran berbasis digital, seperti video pembelajaran, Canva, Google Classroom, Google Form, dan Quizizz. Penggunaan media digital tersebut mampu meningkatkan perhatian, keterlibatan, antusiasme, serta ketekunan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. Kompetensi digital guru juga tercermin dalam kemampuan merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran berbasis digital secara efektif, meskipun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan jaringan internet dan fasilitas teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompetensi digital Guru Pendidikan Agama Katolik menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan minat belajar peserta didik melalui pembelajaran yang lebih interaktif, inovatif, dan bermakna. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dan sekolah dalam mengembangkan kompetensi digital untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Katolik.