Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Regresi Spasial untuk Menentukan Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Stunting di Sulawesi Tenggara Efriana; Agusrawati; Lilis Laome
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.2647

Abstract

Stunting merupakan tantangan bagi sektor kesehatan di Indonesia dalam mencapai salah satu target Sustainable Development Goals (SDGs) yang termasuk pada tujuan pembangunan keberlanjutan ke-2, yaitu mengakhiri segala bentuk malnutrisi pada tahun 2030. Hasil SSGI 2021 menunjukkan Sulawesi Tenggara berada pada posisi kelima dengan prevalensi balita stunting tertinggi di Indonesia. Prevalensi stunting di Sulawesi Tenggara antar wilayah satu dengan wilayah lainnya berbeda karena dipengaruhi adanya efek spasial. Tujuan penelitian ini adalah melakukan pemodelan regresi spasial dengan metode Spatial Autoregressive Model (SAR) dan mengkaji faktor-faktor yang berpengaruh terhadap stunting di Sulawesi Tenggara. Matriks pembobot spasial yang digunakan adalah matriks berdasarkan jarak yaitu matriks k-Nearest Neighbor (k-NN) karena Sulawesi Tenggara memiliki beberapa kabupaten/kota yang dipisahkan oleh lautan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Spatial Autoregressive Model (SAR) merupakan model terbaik, memiliki nilai AIC (Akaike Information Criterion) terkecil sebesar 96,73 dan nilai pseudo-R2 sebesar 80,52 persen. Berdasarkan hasil pemodelan SAR faktor yang berpengaruh terhadap prevalensi balita stunting di Sulawesi Tenggara yaitu pemberian Asi-Ekslusif, imunisasi dasar lengkap, berat bayi lahir rendah (BBLR), pemberian makanan tambahan pada balita, dan pemberian tablet tambah darah pada ibu hamil.