Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kualitas Konten Instagram Reels "Container" Dan Daya Tarik Tempat Publik Terhadap Minat Kunjung Warga Sukapura Fawwaz Sidqy; Meiyanti Nurchaerani
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.3349

Abstract

Perkembangan media sosial, khususnya fitur Instagram Reels, telah menjadi salah satu instrumen komunikasi pemerintah daerah yang efisien untuk meningkatkan ketertarikan masyarakat terhadap tempat publik. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kualitas konten Instagram Reels “Container” dan daya tarik tempat publik dengan minat kunjungan warga Kelurahan Sukapura, Jakarta Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan metode survei terhadap 100 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert empat poin dan dianalisis dengan IBM SPSS Statistics melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji korelasi Pearson, dan uji korelasi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen dinyatakan valid dan reliabel, serta data residual berdistribusi normal. Uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan positif yang sangat kuat antara kualitas konten Instagram Reels dengan minat kunjungan (r = 0,827; Sig. = 0,000) dan antara daya tarik tempat publik dengan minat kunjungan (r = 0,804; Sig. = 0,000). Uji korelasi berganda menghasilkan nilai R sebesar 0,867 dan Adjusted R Square sebesar 0,747 (F = 147,477; Sig. = 0,000), yang berarti kedua variabel bebas secara simultan menjelaskan 74,7% variasi minat kunjungan warga, sedangkan 25,3% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini mendukung relevansi teori Stimulus–Organism–Response dalam menjelaskan bagaimana konten digital pemerintah daerah membentuk minat kunjungan masyarakat, serta merekomendasikan peningkatan kualitas konten dan pemeliharaan fasilitas publik secara berkelanjutan.