Sahade Sahade
Universitas Negeri Makassar, Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS FINANCIAL DISTRESS MENGGUNAKAN METODE ALTMAN Z SCORE PADA PERUSAHAAN SUBSEKTOR PAKAIAN DAN BARANG MEWAH Marwah Amaliah Putri Sam; Sahade Sahade; Nurafni Oktaviyah
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 9, No 2 (2026): JIMB - VOLUME 9 NOMOR 2 SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v9i2.41376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi financial distress, pengaruh rasio keuangan, dan tren kondisi keuangan perusahaan subsektor pakaian dan barang mewah selama periode 2020-2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif menggunakan data sekunder dari 9 perusahaan sampel yang dianalisis dengan metode Altman Z-Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2020 terdapat 4 perusahaan pada safe zone, 1 grey zone, dan 4 distress zone; tahun 2021 berturut-turut sebanyak 4, 2, dan 3 perusahaan; tahun 2022 masing masing 3 perusahaan; tahun 2023 berturut-turut sebanyak 3, 2, dan 4 perusahaan; serta tahun 2024 berturut-turut sebanyak 3, 1, dan 5 perusahaan. HRTA dan TRIS konsisten berada pada safe zone, BIMA, INOV, dan MYTX pada distress zone, sedangkan BATA, BELL, POLU, dan SSTM mengalami perpindahan klasifikasi yang fluktuatif selama periode penelitian. Rasio yang paling berpengaruh berbeda pada setiap perusahaan, namun rasio laba ditahan terhadap total aset dan modal kerja terhadap total aset lebih dominan pada perusahaan yang mengalami financial distress, sedangkan rasio penjualan terhadap total aset dan nilai pasar saham terhadap nilai buku utang lebih dominan pada perusahaan yang sehat. Dengan demikian, stabilitas keuangan perusahaan dipengaruhi oleh pengelolaan likuiditas, profitabilitas, struktur modal, nilai pasar, dan efisiensi operasional.