Perkembangan teknologi digital, otomatisasi, dan globalisasi menuntut mahasiswa memiliki kemampuan beradaptasi terhadap perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Internal Locus of Control dan Dukungan Sosial terhadap Adaptabilitas Karier mahasiswa tingkat akhir di Kota Semarang dengan Career Decision Self-Efficacy sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik probability sampling. Sampel penelitian berjumlah 200 mahasiswa tingkat akhir yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Kota Semarang. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Internal Locus of Control berpengaruh positif dan signifikan terhadap Adaptabilitas Karier (β = 0,419; p 0,001) dan Career Decision Self-Efficacy (β = 0,343; p 0,001). Dukungan Sosial juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Adaptabilitas Karier (β = 0,328; p 0,001) serta Career Decision Self-Efficacy (β = 0,484; p 0,001). Selain itu, Career Decision Self-Efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap Adaptabilitas Karier (β = 0,191; p 0,001). Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa Career Decision Self-Efficacy mampu memediasi secara parsial pengaruh Internal Locus of Control terhadap Adaptabilitas Karier (β = 0,066; p = 0,004) serta memediasi secara parsial pengaruh Dukungan Sosial terhadap Adaptabilitas Karier (β = 0,092; p = 0,002). Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa faktor personal dan faktor lingkungan berperan penting dalam meningkatkan adaptabilitas karier mahasiswa melalui penguatan keyakinan dalam mengambil keputusan karier. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagi perguruan tinggi dalam mengembangkan program pengembangan karier untuk meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi transisi dari dunia pendidikan menuju dunia kerja.