Nofrian S Panita
Universitas Negeri Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN (StudiKasus Pada Karyawan PT. Sumber Alfaria Trijaya, tbk. Depo Gorontalo) Nofrian S Panita; Hais Dama; Endi Rahman
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 9, No 2 (2026): JIMB - VOLUME 9 NOMOR 2 SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v9i2.41218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta stres kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk. Depo Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan sebagai responden penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 5,225 lebih besar dari t tabel 1,671. Hal ini mengindikasikan bahwa penerapan program K3 yang baik mampu meningkatkan kinerja karyawan secara optimal. Selanjutnya, variabel stres kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi sebesar 0,04 lebih kecil dari 0,05 dan nilai t hitung sebesar 1,830 lebih besar dari t tabel 1,671. Temuan ini menunjukkan bahwa stres kerja yang dikelola dengan baik dapat menjadi faktor pendorong peningkatan kinerja karyawan. variabel K3 dan stres kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi sebesar 0,00 lebih kecil dari 0,05 serta nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,678. Hal ini berarti bahwa 67,8% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya sebesar 32,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.