Nabila Lukum
Universitas Negeri Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN PROFITABILITAS DALAM MEMEDIASI PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA SEKTOR PERBANKAN DI BEI PERIODE 2020-2024 Nabila Lukum; Dewi Indrayani Hamin; Idham Masri Ishak
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 9, No 2 (2026): JIMB - VOLUME 9 NOMOR 2 SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v9i2.41212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan dengan profitabilitas sebagai variabel mediasi pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Populasi penelitian terdiri atas 47 perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI, dengan sampel sebanyak 30 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 150 data observasi. Kebijakan dividen diproksikan dengan Dividend Payout Ratio (DPR), profitabilitas diproksikan dengan Return on Assets (ROA), dan nilai perusahaan diproksikan dengan Tobin’s Q. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan dividen berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan dengan koefisien jalur sebesar -0,040 dan p-value 0,583. Kebijakan dividen berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas dengan koefisien jalur sebesar -0,178 dan p-value 0,006. Profitabilitas berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap nilai perusahaan dengan koefisien jalur sebesar 0,032 dan p-value 0,673. Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa profitabilitas tidak mampu memediasi pengaruh kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan dengan nilai p-value sebesar 0,735. Secara keseluruhan, model penelitian memiliki kemampuan penjelasan dan prediksi yang rendah, sehingga menunjukkan bahwa sebagian besar variasi nilai perusahaan dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian.