Istiqomah Ariel Segita
Universitas Negeri Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kemampuan Teknik Dasar Passing Permainan Bola Tangan Pada Peserta Ekstrakurikuler SD Negeri 2 Gombong Kabupaten Kebumen Istiqomah Ariel Segita; Agus Raharjo
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 3 (2026): August
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i3.15757

Abstract

Kemampuan teknik dasar passing merupakan fondasi utama dalam permainan bola tangan yang sangat menentukan efektivitas serangan dan penguasaan bola, namun seringkali menjadi keterampilan yang kurang mendapat perhatian khusus dalam latihan di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya data empiris mengenai profil kemampuan passing pada peserta ekstrakurikuler di SD Negeri 2 Gombong, sehingga diperlukan kajian mendalam sebagai dasar perencanaan program pembinaan yang lebih terarah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kemampuan teknik dasar passing bola tangan pada peserta ekstrakurikuler SD Negeri 2 Gombong. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel berjumlah 30 peserta (17 putra, 13 putri) yang ditentukan dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes wall pass selama 30 detik. Data dianalisis dengan statistik deskriptif yang mencakup rerata, standar deviasi, frekuensi, dan persentase untuk menentukan kategori tingkat kemampuan. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata 14,63 (SB=2,72) dengan rentang nilai 10 hingga 18. Berdasarkan kategorisasi, 50,00% peserta berada pada kategori baik, 40,00% kategori kurang, 6,67% kategori cukup, dan 3,33% kategori sangat kurang, sementara tidak ada peserta yang mencapai kategori sangat baik. Dengan demikian, kemampuan passing secara umum tergolong baik, namun masih diperlukan program latihan yang terstruktur dan sistematis agar peningkatan kemampuan dapat tercapai secara lebih merata pada seluruh peserta. Implikasi penelitian ini memberikan masukan praktis bagi guru pendidikan jasmani dan pelatih ekstrakurikuler untuk menyusun metode latihan berbasis individu, serta menjadi dasar evaluasi bagi sekolah dalam mengembangkan program pembinaan bola tangan yang berkelanjutan guna meminimalisir kesenjangan kemampuan antarpeserta.