Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DESAIN DAN INISIASI IMPLEMENTASI ROCKET STOVE SEBAGAI TEKNOLOGI TEPAT GUNA PEMBAKARAN SAMPAH BERBASIS KOMUNITAS DI DESA PLOSOWANGI Silky Amrani Syah Mayana; Henricus Jovan Setyanto; Kevin Maulana Ibrahim; Wibisana Rafi Zulkarnain; Avrilia Rahmayani Nur Anisa; Tafania Anggraini; Syifa Laily Maulidiya; Muhammad Raihan Ramadhan; Adinda Febriyanti
Jurnal Pasopati Vol 8, No 2 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2026.31983

Abstract

Permasalahan pembakaran sampah terbuka masih banyak terjadi di wilayah pedesaan dan berpotensi menurunkan kualitas lingkungan serta membahayakan kesehatan masyarakat, termasuk di Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, yang meskipun telah memiliki bank sampah, masih memerlukan alternatif teknologi pembakaran yang lebih terkontrol. Kegiatan pengabdian ini bertujuan merancang instalasi rocket stove berbasis partisipasi masyarakat sebagai solusi pembakaran sampah yang lebih aman sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah desa. Metode yang digunakan meliputi survei dan studi lapangan ke Kecamatan Tawangmangu pada 22 Januari 2026, perancangan desain rocket stove, serta sosialisasi dan edukasi kepada perangkat desa dan lima perwakilan masyarakat pada 30 Januari 2026 yang mencakup materi dampak pembakaran terbuka, manajemen sampah plastik yang aman, prinsip kerja dan spesifikasi rocket stove, perawatan alat, SOP K3, pemetaan persebaran sampah, penentuan lokasi alat, serta pembentukan struktur tim dan jadwal operasional. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat, tersusunnya desain instalasi rocket stove yang kontekstual, serta peta persebaran sampah dan rekomendasi lokasi peletakan alat sebagai dasar pengelolaan berbasis komunitas, meskipun konstruksi fisik belum selesai saat program berakhir. Dengan demikian, perancangan rocket stove berbasis partisipasi masyarakat menjadi langkah awal strategis menuju pengelolaan sampah desa yang lebih terstruktur, aman, dan berkelanjutan.