Rara Deisyawa Dzahabiyya
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN NILAI-NILAI QUANTUM LEARNING THEORY DI SMK PAWYATAN DAHA 1 KEDIRI Rara Deisyawa Dzahabiyya; Ruri Nurul Aeni Wulandari
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i4.14298

Abstract

The implementation of quantum learning in vocational education has the potential to create active, contextual, and meaningful learning experiences that are relevant to students’ future work needs. However, its implementation at SMK Pawyatan Daha 1 Kediri has not been fully consistent, requiring further examination of the values that emerge and the factors that influence its implementation. This study aims to analyze the implementation of quantum learning through the TANDUR framework, identify the values emerging during the learning process, and analyze the factors that hinder its implementation. This study employed a qualitative case study approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving teachers, students, and the vice principal for curriculum. The data were analyzed thematically with the assistance of NVivo 12 software based on the TANDUR framework. The findings indicate that the implementation of quantum learning covered the Tumbuhkan, Alami, Namai, Demonstrasikan, Ulangi, and Rayakan stages, although these stages were not implemented consistently by all teachers. The values that emerged included learning motivation and interest, active participation, confidence, knowledge acquisition, memory retention, critical thinking, skills, communication, collaboration, responsibility, and independence. The main barriers were related to student characteristics and the students’ social environment, which influenced their readiness, discipline, and engagement in learning. These findings indicate that the implementation of quantum learning depends not only on the completeness of the TANDUR stages but also on student characteristics and a supportive social environment. ABSTRAK Penerapan quantum learning dalam pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki potensi untuk menciptakan pengalaman belajar yang aktif, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Namun, penerapannya di SMK Pawyatan Daha 1 Kediri belum sepenuhnya berlangsung secara konsisten, sehingga perlu dikaji nilai-nilai yang muncul serta faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan quantum learning melalui kerangka TANDUR, mengidentifikasi nilai-nilai yang muncul dalam proses pembelajaran, dan menganalisis faktor yang menghambat penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas guru, siswa, dan waka kurikulum. Data dianalisis secara tematik dengan bantuan software NVivo 12 berdasarkan kerangka TANDUR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan quantum learning melalui TANDUR telah mencakup tahapan Tumbuhkan, Alami, Namai, Demonstrasikan, Ulangi, dan Rayakan, tetapi belum diterapkan secara konsisten oleh seluruh guru. Nilai yang muncul meliputi motivasi dan minat belajar, keaktifan, keberanian, pengetahuan, retensi memori, berpikir kritis, keterampilan, komunikasi, kolaborasi, tanggung jawab, dan kemandirian. Faktor penghambat terutama berasal dari karakter siswa dan lingkungan sosial siswa yang memengaruhi kesiapan, kedisiplinan, dan keterlibatan dalam pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan quantum learning tidak hanya bergantung pada kelengkapan tahapan TANDUR, melainkan pada kondisi siswa dan lingkungan sosial yang mendukung proses pembelajaran.