Triesninda Pahlevi
Program Pendidikan Administrasi Perkantoran, Fakulatas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH SOFT SKILL DAN PENGALAMAN MAGANG TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA MANAJEMEN PERKANTORAN DENGAN MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Isna Izzatul Afifah; Triesninda Pahlevi
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i4.14723

Abstract

This study was motivated by the low level of work readiness among vocational high school graduates, as reflected in high unemployment rates and the mismatch between graduates’ competencies and the demands of the business and industrial sectors. This study aims to examine the effects of soft skills and internship experience on work readiness, with work motivation serving as an intervening variable, among students in the Office Management and Business Services program at SMK Krian 2 Sidoarjo. A quantitative approach with an ex-post facto design was employed. The participants comprised 108 twelfth-grade students in the Office Management and Business Services program at SMK Krian 2 Sidoarjo, selected using purposive sampling. Data were collected through a Likert-scale questionnaire that had been tested for validity and reliability. The data were analyzed using path analysis with IBM SPSS Statistics, while the Sobel test was employed to examine the mediating effects. The results indicate that soft skills and internship experience have a positive and significant effect on work readiness. Both variables also have a positive and significant effect on work motivation. Furthermore, work motivation has a positive and significant effect on work readiness and partially mediates the effects of soft skills and internship experience on students’ work readiness. These findings suggest that strengthening students’ soft skills, providing meaningful internship experiences, and fostering work motivation simultaneously can contribute to improving their readiness to enter the workforce. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kesiapan kerja lulusan sekolah menengah kejuruan yang tercermin dari tingginya angka pengangguran serta adanya kesenjangan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh soft skills dan pengalaman praktik kerja lapangan terhadap kesiapan kerja dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening pada siswa Program Keahlian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis di SMK Krian 2 Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex-post facto. Subjek penelitian terdiri atas 108 siswa kelas XII Program Keahlian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis di SMK Krian 2 Sidoarjo yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket berskala Likert yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan analisis jalur (path analysis) dengan bantuan IBM SPSS Statistics, sedangkan uji Sobel digunakan untuk menguji efek mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa soft skills dan pengalaman praktik kerja lapangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja. Kedua variabel tersebut juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Selanjutnya, motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja serta secara parsial memediasi pengaruh soft skills dan pengalaman praktik kerja lapangan terhadap kesiapan kerja siswa. Dengan demikian, penguatan soft skills, penyelenggaraan pengalaman praktik kerja lapangan yang berkualitas, dan peningkatan motivasi kerja secara terpadu dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesiapan siswa untuk memasuki dunia kerja.