Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi akad bagi hasil pada KPSP Setia Kawan Nongkojajar serta dampaknya terhadap pemberdayaan ekonomi anggota koperasi peternak sapi perah. Fokus penelitian meliputi mekanisme pelaksanaan akad bagi hasil serta dampak implementasi akad bagi hasil terhadap peningkatan kesejahteraan anggota koperasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas manajer KPSP Setia Kawan Nongkojajar serta dua orang anggota peternak sapi perah. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi akad bagi hasil pada KPSP Setia Kawan Nongkojajar dilaksanakan melalui kerja sama pembiayaan usaha peternakan sapi perah dengan prinsip kemitraan, keadilan, dan transparansi. Sistem pembagian keuntungan dilakukan berdasarkan kesepakatan di awal akad dan disesuaikan dengan hasil usaha anggota, sedangkan risiko usaha ditanggung bersama antara koperasi dan anggota. Penerapan sistem tersebut dinilai lebih fleksibel dibandingkan pembiayaan berbasis bunga karena menyesuaikan kondisi usaha peternak. Selain itu, implementasi akad bagi hasil memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan ekonomi anggota, yang ditunjukkan melalui peningkatan jumlah ternak, produktivitas susu, pendapatan keluarga, serta tumbuhnya kemandirian ekonomi anggota koperasi. Pendampingan usaha yang diberikan koperasi juga menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan usaha peternakan sapi perah anggota.