Masyitah Masyitah
Universitas Islam Kebangsaan Indonesia, Bireuen-Aceh, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Model Senam Irama Edukatif Berbasis Gerak Dasar Bagi Peningkatan Keterampilan Motorik Kasar Siswa Sekolah Dasar Masyitah Masyitah; Alyadi S; Wahyuningtyas Puspitorini; Carolus Wasa
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i3.2289

Abstract

Keterampilan motorik kasar merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dikembangkan sejak usia sekolah dasar karena berperan penting dalam mendukung perkembangan fisik, aktivitas gerak, dan partisipasi peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Namun, pembelajaran senam irama di sekolah dasar masih cenderung berorientasi pada demonstrasi guru dan belum mengintegrasikan gerak lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif secara sistematis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model senam irama edukatif berbasis gerak dasar untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Produk divalidasi oleh ahli materi, ahli media, dan praktisi PJOK, kemudian diujicobakan kepada 20 siswa sekolah dasar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, lembar validasi, angket, dan tes keterampilan motorik kasar, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model memperoleh tingkat validitas sebesar 91% (sangat valid), kepraktisan sebesar 91% (sangat praktis), serta efektif meningkatkan keterampilan motorik kasar dengan peningkatan skor rata-rata dari 70,15 pada pretest menjadi 86,90 pada posttest (p < 0,05). Model yang dikembangkan juga mampu meningkatkan koordinasi, keseimbangan, kelincahan, motivasi, dan partisipasi peserta didik selama pembelajaran. Dengan demikian, model senam irama edukatif berbasis gerak dasar layak digunakan sebagai alternatif inovasi pembelajaran PJOK untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar siswa sekolah dasar