Iqbal Hilal Habibi
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hamzah Fansuri, Kota Subulussalam, Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Public Speaking dalam Pembelajaran Berbicara Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas VII pondok Pesantren Modern Alif Laam Miim Padila Putri; Putri Amanda; Ayu Ramadaini; Pahmi Cut; Iqbal Hilal Habibi; Siti Aisyah; Irhamna Irhamna
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 3 No. 1 (2026): in progres
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v3i1.451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode public speaking dalam pembelajaran berbicara Bahasa Indonesia pada siswa kelas VII Pondok Pesantren Modern Alif Laam Miim, serta mengidentifikasi kelebihan dan kendala yang dihadapi selama penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru Bahasa Indonesia dan siswa kelas VII, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode public speaking diterapkan melalui kegiatan presentasi, pidato, diskusi, dan penyampaian pendapat di depan kelas, yang didukung oleh kegiatan kepesantrenan seperti muhadharah dan pembiasaan berbahasa asing. Penerapan metode ini terbukti meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri siswa dalam berbicara di depan umum, meskipun sebagian siswa masih menghadapi kendala berupa rasa gugup, rasa malu, dan kesulitan menyusun kalimat secara lancar. Kendala tersebut diatasi melalui latihan yang dilakukan secara rutin serta bimbingan dan motivasi dari ustadz dan ustadzah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode public speaking merupakan salah satu strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa sekaligus membentuk karakter santri yang percaya diri, berani, dan komunikatif.