Latar Belakang: Kesehatan mental merupakan bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan pada perempuan usia produktif. Perempuan dapat menghadapi berbagai tekanan psikologis yang berkaitan dengan tanggung jawab keluarga, pekerjaan, hubungan sosial, kondisi ekonomi, dan perubahan kehidupan. Identifikasi faktor yang berhubungan dengan kesehatan mental penting dilakukan untuk mendukung pencegahan dan intervensi sejak dini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kesehatan mental pada perempuan usia produktif. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 87 perempuan usia produktif yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen meliputi dukungan sosial, beban kerja, kualitas tidur, dan kondisi ekonomi, sedangkan variabel dependen adalah kesehatan mental. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 52 responden (59,8%) memiliki kesehatan mental baik, sedangkan 35 responden (40,2%) memiliki kesehatan mental kurang baik. Terdapat hubungan bermakna antara dukungan sosial (p=0,003), beban kerja (p=0,018), kualitas tidur (p=0,009), dan kondisi ekonomi (p=0,027) dengan kesehatan mental. Kesimpulan: Dukungan sosial, beban kerja, kualitas tidur, dan kondisi ekonomi berhubungan secara signifikan dengan kesehatan mental pada perempuan usia produktif. Penguatan dukungan sosial, pengelolaan beban kerja, peningkatan kualitas tidur, dan perhatian terhadap faktor sosial ekonomi merupakan bagian penting dalam meningkatkan kesehatan mental perempuan.