Darman Puja Kurniawan
Prodi Perbankan Syariah, Fakultas Syariah, Universitas Islam Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Diversifikasi Portofolio Pembiayaan terhadap ROA BPRS di Indonesia 2019–2024 Darman Puja Kurniawan; Popon Srisusilawati; Ifa Hanifa Senjati
Bandung Conference Series: Syaria Banking 37-44
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssb.v5i1.23203

Abstract

Abstract. Islamic Rural Banks (BPRS) play an important role in supporting the financing of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Indonesia. However, their limited scale of operations makes BPRS highly dependent on financing disbursement as the primary source of income, thereby making the structure and diversification of financing portfolios a crucial factor in risk management and financial performance. This study aims to analyze the level of financing portfolio diversification, the development of Return on Assets (ROA), and the effect of financing portfolio diversification on ROA in BPRS in Indonesia during the 2019–2024 period. This study employs a quantitative approach with a causal associative method and panel data regression analysis. The sample consists of seven Islamic Rural Banks selected through purposive sampling from 164 BPRS operating in Indonesia in 2019. Financing portfolio diversification is measured using the Herfindahl–Hirschman Index (HHI), while financial performance is measured by Return on Assets (ROA). Data analysis is conducted using EViews software with a Random Effect Model (REM). The results indicate that the level of financing portfolio diversification in BPRS remains relatively low and is predominantly concentrated in murabahah contracts. The development of ROA shows a fluctuating pattern, declining during the COVID-19 pandemic and improving during the economic recovery period. Regression results show that financing portfolio diversification has a positive but statistically insignificant effect on ROA. This suggests that diversification has not yet become a dominant factor in improving BPRS profitability, with financial performance being more strongly influenced by other factors such as financing quality and operational efficiency. Abstrak. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) memiliki peran strategis dalam mendukung pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Keterbatasan skala usaha menyebabkan BPRS sangat bergantung pada penyaluran pembiayaan sebagai sumber pendapatan utama, sehingga struktur dan tingkat diversifikasi portofolio pembiayaan menjadi faktor penting dalam pengelolaan risiko dan kinerja keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat diversifikasi portofolio pembiayaan, perkembangan Return on Assets (ROA), serta pengaruh diversifikasi portofolio pembiayaan terhadap ROA pada BPRS di Indonesia periode 2019–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal dan analisis regresi data panel. Sampel penelitian terdiri dari tujuh BPRS yang dipilih melalui teknik purposive sampling dari 164 BPRS yang beroperasi di Indonesia pada tahun 2019. Tingkat diversifikasi portofolio pembiayaan diukur menggunakan Herfindahl–Hirschman Index (HHI), sedangkan kinerja keuangan diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Analisis data dilakukan dengan perangkat lunak EViews menggunakan model regresi Random Effect Model (REM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat diversifikasi portofolio pembiayaan BPRS masih tergolong rendah dan didominasi oleh akad murabahah. Perkembangan ROA menunjukkan pola fluktuatif, dengan penurunan pada masa pandemi COVID-19 dan peningkatan pada periode pemulihan ekonomi. Hasil estimasi regresi menunjukkan bahwa diversifikasi portofolio pembiayaan memiliki hubungan positif terhadap ROA, namun tidak berpengaruh signifikan secara statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa diversifikasi portofolio pembiayaan belum menjadi faktor dominan dalam meningkatkan profitabilitas BPRS, dan kinerja keuangan lebih dipengaruhi oleh faktor lain seperti kualitas pembiayaan dan efisiensi operasional.