Abstract. Sharia financial literacy is an important aspect in family financial management, especially for housewives who act as household financial managers. The level of Sharia financial literacy in the community is influenced by various factors, including access to information and education level. This study aims to analyze the influence of access to information and education level on the Sharia financial literacy of housewives in Kertamukti Village, Cipatat District, West Bandung Regency. This study used a quantitative method with multiple linear regression analysis. Data were collected through questionnaires distributed to housewives as research respondents, while data processing used SPSS software version 25. The results showed that access to information and education level simultaneously had a significant effect on Sharia financial literacy by 89.1%, while 10.9% was influenced by other variables outside the study. Partially, access to information had a negative effect on Sharia financial literacy, while education level had a positive effect. These findings demonstrate the negative impact of information access on financial literacy, contrary to theory. This suggests that increased access to information does not always translate into increased Sharia financial literacy, which is influenced by respondents' low education levels, limited ability to understand financial information, and the dominance of irrelevant digital information. These conditions result in information received not being processed optimally, resulting in a low understanding of Sharia financial concepts. Abstrak. Literasi keuangan syariah merupakan aspek penting dalam pengelolaan keuangan keluarga, khususnya bagi ibu rumah tangga yang berperan sebagai pengelola keuangan rumah tangga. Tingkat literasi keuangan syariah di masyarakat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya akses informasi dan tingkat pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh akses informasi dan tingkat pendidikan terhadap literasi keuangan syariah ibu rumah tangga di Desa Kertamukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode analisis regeresi linear berganda. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada ibu rumah tangga sebagai responden penelitian, sedangkan pengolahan data menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses informasi dan tingkat pendidikan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap literasi keuangan syariah sebesar 89,1%, sedangkan 10,9% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Secara parsial, akses informasi berpengaruh negatif terhadap literasi keuangan syariah, sedangkan tingkat pendidikan berpengaruh positif. Temuan ini menunjukan adanya pengaruh negatif akses informasi terhadap literasi keuangan tidak sesuai dengan teori, mengindikasikan bahwa tingginya akses informasi tidak selalu diikuti oleh peningkatan literasi keuangan syariah, yang dipengaruhi oleh rendahnya tingkat pendidikan responden, keterbatasan kemampuan dalam memahami informasi keuangan, serta dominasi informasi digital yang tidak relevan. Kondisi tersebut menyebabkan informasi yang diterima tidak terolah secara optimal sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman terhadap konsep keuangan syariah.