Abstract. Islamic banks channel financing based on contracts with different risk and return characteristics, so profitability is expected to move in line with the volume of financing disbursed. This study examines the effect of Murabahah, Mudharabah, Musyarakah, and Ijarah financing on the Return On Assets (ROA) of PT Bank Victoria Syariah Tbk during the period of the first quarter of 2020 to the second quarter of 2025. A quantitative associative approach was used with secondary time-series data drawn from the bank's published quarterly financial statements. Data were processed through multiple linear regression using EViews, preceded by classical assumption tests covering normality, multicollinearity, heteroscedasticity, and autocorrelation. The results show that the regression model is free from classical assumption violations. Partially, Murabahah and Mudharabah financing have no significant effect on ROA, while Musyarakah and Ijarah financing have a significant negative effect. Simultaneously, the four financing instruments significantly affect ROA, with an R-squared of 0.593452, meaning 59.35% of ROA variation is explained by the model. These findings suggest that the volume of financing alone does not guarantee profitability; financing quality and risk management play a more decisive role, particularly for partnership-based (profit-and-loss sharing) and lease-based contracts. Abstrak. Bank syariah menyalurkan pembiayaan berdasarkan akad-akad dengan karakteristik risiko dan imbal hasil yang berbeda, sehingga tingkat profitabilitas idealnya bergerak sejalan dengan volume pembiayaan yang disalurkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembiayaan Murabahah, Mudharabah, Musyarakah, dan Ijarah terhadap Return On Assets (ROA) PT Bank Victoria Syariah Tbk selama periode Triwulan I 2020 hingga Triwulan II 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data sekunder berupa data deret waktu yang bersumber dari laporan keuangan triwulanan bank yang dipublikasikan. Data diolah melalui analisis regresi linier berganda berbantuan EViews, didahului dengan pengujian asumsi klasik yang meliputi normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil pengujian menunjukkan model regresi terbebas dari pelanggaran asumsi klasik. Secara parsial, pembiayaan Murabahah dan Mudharabah tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, sedangkan pembiayaan Musyarakah dan Ijarah berpengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, keempat jenis pembiayaan berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai R-Squared sebesar 0,593452, yang berarti 59,35% variasi ROA dijelaskan oleh model. Temuan ini mengindikasikan bahwa besarnya volume pembiayaan semata tidak menjamin profitabilitas, sementara kualitas pembiayaan dan manajemen risiko memegang peran yang lebih menentukan, terutama pada akad berbasis kemitraan (bagi hasil) dan sewa.