Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kinerja Simpang di Ruas Jl. Pahlawan – Jl. Tanjungpura – Jl. Sultan Hamid Ii – Jl. Imam Bonjol terhadap Operasional Duplikasi Jembatan Kapuas I Kota Pontianak Kamalia, Naila; Widodo, Slamet; Sumiyattimah, Sumiyattimah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol. 13 No. 3 (2026): JeLAST Edisi Agustus 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengoperasian Duplikasi Jembatan Kapuas I mengubah pola distribusi lalu lintas pada Simpang Garuda, Pontianak, sehingga diperlukan evaluasi terhadap kinerja simpang pascaoperasional serta proyeksi kondisi lalu lintas di masa mendatang. Penelitian ini dirancang menganalisis tingkat efisiensi simpang setelah pengoperasian jembatan, memproyeksikan volume lalu lintas hingga tahun 2031, dan menentukan skenario penanganan terbaik berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dan simulasi mikro PTV VISSIM. Metode penelitian mengacu pada pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui survei volume lalu lintas jam puncak, inventarisasi geometrik, dan pengukuran waktu sinyal APILL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengoperasian jembatan duplikasi menurunkan volume lalu lintas sebesar 34,86%, dari 7.244 skr/jam menjadi 4.719 skr/jam. Nilai derajat kejenuhan menurun dari 1,07 menjadi 0,93, sedangkan tundaan rata-rata berkurang dari 155,80 detik/skr menjadi 121,35 detik/skr dengan demikian kinerja efektivitas pelayanan meningkat dari LOS F menjadi LOS E. Skenario terbaik diperoleh melalui kombinasi rekalibrasi siklus sinyal 230 detik dan pelebaran geometrik yang menghasilkan derajat kejenuhan 0,74, tundaan 58,42 detik/skr, antrean maksimum 95,84 m, dan LOS C. Namun, proyeksi tahun 2031 menunjukkan peningkatan volume lalu lintas sekitar 20,01% yang berpotensi menurunkan kembali kinerja simpang hingga LOS F. Oleh karena itu, pembangunan simpang tidak sebidang direkomendasikan sebagai solusi jangka panjang.