Zarina Rasyida
Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Efektivitas Terapi Murottal Ar-Rahman Dengan Musik Klasik Terhadap Tekanan Darah Pasien Lansia Preoperasi Yang Mengalami Hipertensi Di RSUD Wates Zarina Rasyida; Triyas Singgih Pambudi; Aisyah Nur Azizah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1200

Abstract

Hipertensi pada pasien lansia preoperasi dapat meningkatkan risiko komplikasi selama tindakan pembedahan.Kecemasan dan stres menjelang operasi dapat memicu peningkatan tekanan darah sehingga diperlukan intervensinonfarmakologis, seperti terapi murottal Ar-Rahman dan musik klasik Tujuan: Mengetahui perbandinganefektivitas terapi murottal Al-Qur’an surah Ar-Rahman dengan musik klasik terhadap tekanan darah pasienlansia pre operasi yang mengalami hipertensi di RSUD Wates. Metode Penelitian: Penelitian quasiexperiment dengan desain two group pretest-posttest. Sampel 34 responden (total sampling) dibagi menjadi duakelompok (masing-masing 17 orang). Kelompok pertama mendapat terapi murottal Ar-Rahman, kelompokkedua mendapat musik klasik selama 15 menit. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensimenggunakan tensimeter digital. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil: Keduakelompok mengalami penurunan tekanan darah yang bermakna setelah intervensi. Uji Wilcoxon menunjukkanterapi murottal Al-Qur’an (Ar-Rahman) (p=0,008) dan terapi musik klasik (p=0,025) efektif menurunkantekanan darah. Uji Mann-Whitney menunjukkan tidak terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antarakedua terapi (p=0,480). Simpulan: Terapi murottal Al-Qur’an (Ar-Rahman) dan terapi musik klasik sama-samaefektif menurunkan tekanan darah pada pasien lansia pre operasi yang mengalami hipertensi, namun tidakterdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara kedua terapi tersebut. Saran: Penelitian selanjutnyadisarankan menggunakan sampel lebih besar, menambah variabel lain, serta memperpanjang durasi intervensi.