Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Persepsi Ibu Hamil Tentang Cara Menjaga Kesehatan Gigi Dan Mulut Dengan Kejadian Gingivitis Di Wilayah Puskesmas Tambakrejo Kota Surabaya Ulfa Zuliantari; Siti Fitria Ulfah; I.G.A Kusuma Astuti N.P; Sunomo Hadi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1258

Abstract

Gingivitis diklasifikasikan sebagai salah satu patologi periodontal yang lazim menjangkau wanita hamil akibatfluktuasi endokrin masa gestasi serta praktik higienitas oral yang belum maksimal. Kendati persepsi maternalmengenai signifikansi pemeliharaan kesehatan rongga mulut dihipotesiskan memegang kendali terhadapmanifestasi perilaku preventif gingivitis, literatur ilmiah yang mengkaji korelasi kedua variabel tersebut masihtergolong minim. Investigasi ini diarahkan untuk menguji hubungan antara persepsi ibu hamil tentangpemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan insidensi gingivitis di Puskesmas Tambakrejo, Kota Surabaya.Pendekatan kuantitatif analitik berdesain cross-sectional diaplikasikan dalam studi ini dengan melibatkan 30orang subjek ibu hamil yang direkrut melalui teknik consecutive sampling. Pengumpulan data ditempuh viainstrumen kuesioner berbasis Health Belief Model untuk mengukur parameter persepsi, serta asesmen klinismenggunakan Gingival Index guna mendeteksi status peradangan. Pengolahan data analitis dijalankan melaluitahapan univariat dan bivariat memanfaatkan uji Chi-Square. Hasil penelaahan menunjukkan bahwa mayoritastingkat persepsi responden berada pada kategori cukup (56,67%), sementara manifestasi kasus gingivitisdidominasi oleh derajat peradangan berat (60,00%). Pengujian bivariat mengonfirmasi eksistensi korelasi yangbermakna secara statistik antara persepsi ibu hamil dan kejadian gingivitis (p = 0,001). Temuan empiris inimengindikasikan bahwa kualitas persepsi yang lebih optimal berkorelasi linier dengan reduksi tingkat keparahangingivitis, meskipun problem peradangan gusi tersebut tetap dimodulasi oleh faktor hormonal, higienitas oral,serta determinan perilaku lainnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa eskalasi persepsi lewat intervensi edukasikesehatan yang diselaraskan dalam program perawatan antenatal memiliki daya ungkit yang kuat untukmengoptimalkan upaya promotif serta preventif dalam menekan prevalensi gingivitis maternal.