Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUATAN KARAKTER MELALUI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Aziz Nurul Iman
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 8 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Agustus 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i8.7174

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin mengkhawatirkannya dekadensi moral di kalangan generasi muda Indonesia, yang ditandai dengan maraknya perundungan digital, penyalahgunaan media sosial, individualisme, dan rendahnya etika bermedia. Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai mata pelajaran yang secara langsung mengajarkan nilai-nilai moral dan spiritual memiliki posisi strategis dalam penguatan karakter peserta didik, namun implementasinya masih menghadapi berbagai kendala seperti metode pembelajaran yang konvensional dan kurangnya integrasi nilai-nilai karakter secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan karakter melalui Pendidikan Agama Islam serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di SMPN 1 Majalaya, Jawa Barat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru PAI, kepala sekolah, dan siswa, observasi partisipatif terhadap kegiatan keagamaan, serta analisis dokumen kurikulum dan kebijakan kelembagaan pada periode Januari-Juni 2023. Temuan penelitian mengungkapkan lima strategi inti penguatan karakter melalui PAI: (1) implementasi kurikulum PAI spiral integratif yang menghubungkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan konteks sosial-digital kontemporer; (2) kerangka keteladanan (uswah hasanah) multilevel yang melibatkan guru, mentor sebaya, dan staf sekolah; (3) program pembiasaan ibadah terstruktur; (4) sistem penghargaan dan konsekuensi adaptif; serta (5) kolaborasi tripartit sekolah-keluarga-masyarakat. Penerapan strategi ini menghasilkan peningkatan partisipasi siswa dalam kegiatan keagamaan sebesar 42% dan penurunan pelanggaran disiplin sebesar 58% dalam satu tahun akademik (2022/2023). Kontribusi teoretis penelitian ini adalah pengembangan Kerangka SPIRIT (Spiritual-Pedagogical Integrative Religious Intervention Tactics) sebagai model komprehensif penguatan karakter berbasis PAI yang mengintegrasikan pedagogi Islam tradisional dengan inovasi digital. Secara kontekstual, penelitian ini menegaskan bahwa penguatan karakter religius di sekolah umum memerlukan mitigasi disonansi nilai melalui perantara budaya serta kolaborasi aktif antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.