Pompa distribusi merupakan beban listrik dominan pada instalasi pengolahan air minum, sehingga efisiensinya berpengaruh terhadap konsumsi energi dan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efisiensi sistem, Specific Energy Consumption (SEC), dan kualitas daya listrik pada tiga unit pompa distribusi berbasis Variable Speed Drive (VSD) di instalasi pengolahan air minum. Data diperoleh melalui pengukuran lapangan menggunakan Power Quality Analyzer serta parameter hidrolis (debit dan head), kemudian dianalisis untuk memperoleh efisiensi total, SEC aktual, dan parameter kualitas daya (faktor daya, ketidakseimbangan tegangan/arus, serta distorsi harmonik). Perbedaan efisiensi antar pompa diuji menggunakan One-Way ANOVA. Hasil menunjukkan SEC aktual rata-rata 0,2823 kWh/m³, di bawah ambang batas acuan 0,4 kWh/m³. Efisiensi total tertinggi dicapai Pompa 1 (61,36% siang; 59,37% malam), sedangkan Pompa 2 dan Pompa 3 berada di bawah standar 60%. Uji ANOVA menunjukkan perbedaan efisiensi antar pompa signifikan (Sig. = 0,039). Faktor daya hanya memenuhi standar pada Panel Utama siang hari (0,87), ketidakseimbangan arus mencapai 31,8% malam hari, dan Total Demand Distortion (TDD) arus melebihi batas IEEE 519-2022 di seluruh fase, tertinggi 44,43% pada Fase 2 malam hari. Hasil ini mengindikasikan perlunya optimasi setpoint VSD dan mitigasi kualitas daya untuk meningkatkan keandalan dan efisiensi sistem.