Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisa Harmonisa Beban VFD dan Perancangan Hybrid Passive Filter untuk Pemenuhan Standar IEEE 519-2022: Studi Kasus PT. X Heri Budi Utomo; Muhammad Reza Octavatika
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 17 No. 1 (2026): Prosiding 17th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v17i1.7194

Abstract

Inverter VFD tipe SJ300 yang menggerakkan mesin stamping di sebuah perusahaan manufaktur merupakan beban non-linear yang menimbulkan distorsi harmonisa, mengancam kualitas daya, dan berpotensi memperpendek usia pakai peralatan. Penelitian ini menganalisis harmonisa aktual pada panel mesin stamping, mengevaluasi kepatuhannya terhadap IEEE 519-2022, serta merancang filter pasif yang efektif melalui simulasi. Pengukuran lapangan dilaksanakan pada 5 dan 10 Maret 2026 menggunakan Power Quality Analyser Metrel MI2792 PowerQ4 PLUS (32 interval beban operasi) menunjukkan distorsi arus yang parah dengan THDi 111,81% (fasa R), 101,68% (fasa S), dan 134,35% (fasa T), didominasi harmonisa orde ke-5 dan ke-7, sedangkan THD tegangan tetap di bawah 8%. Nilai TDD fasa R (22,12%) dan fasa T (21,63%) melampaui batas 15%, dan banyak nilai IHDi per orde tidak memenuhi standar sehingga mitigasi diperlukan. Dua topologi filter dimodelkan dalam MATLAB R2018b/Simulink. Single Tuned Passive Filter (enam cabang paralel yang ditala pada orde 3, 5, 7, 9, 11, dan 13) menurunkan seluruh TDD di bawah 15%, tetapi menyisakan beberapa orde yang belum patuh pada fasa R dan S. Penambahan second order high-pass filter (Hybrid Passive Filter) menjadikan seluruh orde h3-h49 memenuhi standar, dengan THDi turun menjadi 8,01% (R) dan 9,96% (S). Hybrid Passive Filter terbukti menjadi solusi mitigasi paling efektif.