Megawati Megawati
Universitas Muslim Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Eksplorasi Peran Literasi Visual Melalui Fotografi Dalam Pembentukan Personal Branding Siswa SMA Negeri 23 Makassar Di Media Sosial Muhammad Ainun Mukminin; Megawati Megawati; Yul Rachmawati
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v7i3.405

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran literasi visual berbasis fotografi dalam proses pembentukan personal branding siswa SMA Negeri 23 Makassar di ruang media sosial. Konteks penelitian berangkat dari inisiatif program pengabdian kepada masyarakat yang dirancang oleh dosen Universitas Muslim Indonesia, yang menjadikan pelatihan fotografi sebagai wahana pendidikan komunikasi visual di lingkungan sekolah menengah atas. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-interpretatif, penelitian ini menggali secara holistik pengalaman, persepsi, dan praktik digital siswa melalui tiga instrumen: wawancara mendalam semi-terstruktur dengan dua belas informan (sepuluh siswa dan dua guru pendamping), observasi partisipatif selama delapan sesi pelatihan, serta analisis konten visual terhadap karya foto dan unggahan media sosial informan. Analisis data mengikuti prosedur analisis tematik reflektif Braun dan Clarke (2022) yang terintegrasi dengan model analisis data interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa (2014). Temuan penelitian mengidentifikasi empat tema utama: pertama, pengalaman transformatif pelatihan yang mendorong kebangkitan kesadaran visual (visual awakening) dan kompetensi estetis-teknis; kedua, reposisi pemaknaan fotografi sebagai medium ekspresi identitas yang autentik namun sekaligus strategis di platform Instagram dan TikTok; ketiga, dinamika faktor struktural dan sosio-kultural yang mendukung maupun menghambat keberlanjutan praktik visual siswa; serta keempat, kemunculan kesadaran etika digital yang masih embrional namun memiliki potensi signifikan untuk dikembangkan. Penelitian ini memperkuat argumen perlunya integrasi pendidikan literasi visual berbasis proyek ke dalam kurikulum sekolah menengah, dengan komponen etika komunikasi digital sebagai elemen yang tidak terpisahkan.