Mencapai prestasi sepakbola yang baik maka perlu dilakukan latihan beban yakni Wave Squatdan Double Leg Hop Progresion dengan Leg Pressdan Sitting Calf untuk peningkatan Kekuatan otot tungkai dan power Tungkai. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tentang (1) pengaruh latihan Wave Squat terhadap peningkatan kekuatan Otot tungkai; (2) pengaruh latihan Double leg hop progresion terhadap peningkatan kekuatan otot tungkai; (3) pengaruh latihan leg press terhadap peningkatan kekuatan otot tungkai; (4) pengaruh latihan Sitting calf terhadap peningkatan kekuatan otot tungkai; (5) perbedaan pengaruh latihan leg press dan sitting calf terhadap peningkatan kekuatan tungkai; (6) perbedaan pengaruh latihan Wave Squat dan Double leg hop progresion terhadap peningkatan power tungkai. Sasaran penelitian ini adalah mahasiswa UKM Sepakbola UNTAD dengan jumlah sampel sebanyak 42 orang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen semu. Rancangan penelitian ini menggunakan matching only design, dan analisis data menggunakan Anova. Proses pengambilan data power tungkai dilakukan dengan tes Jump DF dan kekuatan otot tungkai dengan menggunakan back and leg dynamometer pada saat pretest dan posttest. Selanjutnya data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan bantuan SPSS seri 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan Wave Squat jika dibandingkan dengan latihan Double leg hop progression pada kekuatan otot tungkai; dengan Nilai Sig. 0,000 lebih kecil dari 0,05 (p < 0,05). Sedangkan untuk power tungkai terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan leg press jika dibandikan dengan latihan Sitting calf dalam meningkatkan power tungkai terbukti; dengan Nilai Sig. 0,000 lebih kecil dari 0,05 (p < 0,05). Berdasarkan analisa di atas, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kekuatan otottungkai dan power tungkai untuk masing-masing kelompok setelah diberikan latihan dilihat dari uji-t. Selain itu, terdapat perbedaan pengaruh antara ketiga kelompok dilihat dari peningkatan kekuatan otot tungkai dan power tungkai melalui hasil uji Anova.