Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Paradigma Integratif Tafsir Ilmi dan Adabi Ijtima’i: Kajian Al-‘Alaq dan Al-Hujurat Nur Rochma; Qobila Saharani
Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir Vol. 10 No. 2 (2026): Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran Isy Karima Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58438/alkarima.v10i2.576

Abstract

Artikel ini mengkaji paradigma integratif antara tafsir ilmi dan tafsir adabi ijtima’i melalui Q.S. Al-‘Alaq [96]: 1–5 dan Q.S. Al-Hujurat [49]: 13. Penelitian ini bertujuan merumuskan hubungan yang koheren antara dimensi epistemologis ilmu dan dimensi etis kehidupan sosial dalam penafsiran Al-Qur’an kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan dan metode tafsir tematik-konseptual. Data primer berupa dua ayat yang menjadi objek kajian, sedangkan data sekunder terdiri atas kitab tafsir klasik dan kontemporer serta penelitian mutakhir tentang tafsir ilmi dan tafsir adabi ijtima’i. Hasil analisis menemukan lima prinsip epistemologis dalam Q.S. Al-‘Alaq [96]: 1–5, yaitu literasi, orientasi ketuhanan, kesadaran asal-usul manusia, dokumentasi ilmu, dan pengakuan atas keterbatasan pengetahuan manusia. Q.S. Al-Hujurat [49]: 13 memuat lima prinsip etika sosial, yaitu universalitas kemanusiaan, kesatuan asal-usul manusia, pengakuan atas keberagaman, ta‘aruf, dan ketakwaan sebagai ukuran kemuliaan. Penelitian ini menawarkan paradigma integratif yang menghubungkan penalaran ilmiah dengan tanggung jawab moral. Kontribusinya terletak pada penempatan tafsir ilmi dan tafsir adabi ijtima’i sebagai dua dimensi yang saling melengkapi untuk membangun kerangka tafsir yang tauhidik, humanistik, dan transformatif.