Muhammad Alfiansyah
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEBIJAKAN DAN TRATEGI IMPLEMENTASI PROGRAM MAKAN BERGIZI DI SEKOLAH DI NEGARA ASIA : A SCOPING REVIEW Muhammad Alfiansyah; Puput Oktamianti; Sheila Rizkia Anjari
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 2 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i2.60001

Abstract

Program makan bergizi di sekolah merupakan intervensi penting untuk meningkatkan status gizi, kesehatan, dan kualitas pendidikan anak usia sekolah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis kebijakan serta strategi implementasi program makan bergizi di sekolah di negara-negara Asia melalui pendekatan scoping review. Pencarian literatur dilakukan pada basis data Scopus, PubMed, DOAJ, dan Google Scholar dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi kemudian dinilai kualitasnya menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Checklist. Dari 353.168 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 13 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa program makan bergizi di sekolah memberikan dampak positif terhadap peningkatan asupan zat gizi, perbaikan status gizi, penurunan anemia dan underweight, serta peningkatan kehadiran dan partisipasi sekolah. Selain itu, program berkontribusi dalam mengurangi kesenjangan sosial-ekonomi dan mendukung ketahanan pangan keluarga. Keberhasilan implementasi program didukung oleh integrasi lintas sektor, edukasi gizi, keterlibatan masyarakat, dan pemanfaatan pangan lokal. Namun, tantangan berupa keterbatasan pendanaan, koordinasi antar sektor, kualitas menu, serta sistem monitoring dan evaluasi masih menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kebijakan dan kolaborasi multisektor untuk meningkatkan efektivitas serta keberlanjutan program makan bergizi di sekolah di negara-negara Asia.