Debora Mulia Winokan
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN TINDAKAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 5 AMURANG Debora Mulia Winokan; Ricky C. Sondakh; Jeni Ester Nelwan
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 2 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i2.61902

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan suatu upaya untuk membangun dan memperkuat kebiasaan individu maupun kelompok agar lebih peduli serta mengutamakan kesehatan demi terciptanya kualitas hidup yang lebih baik. Dalam konteks PHBS, siswa yang memiliki pengetahuan yang baik dan sikap positif terhadap kebersihan cenderung menunjukkan perilaku hidup bersih yang lebih konsisten. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, proporsi anak sekolah di Indonesia berperilaku cuci tangan dengan benar yaitu sebesar 46%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku hidup bersih dan sehat pada siswa Sekolah Dasar Negeri 5 Amurang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling yang dilaksanakan pada bulan Maret 2026 – April 2026 dengan melibatkan 95 siswa sebagai responden. Hasil penelitian yang diperoleh mayoritas siswa memiliki pengetahuan dengan kategori  baik ((76,8%), sikap dengan kategori baik (90,6%) dan PHBS dengan kategori baik (93,7%). Kemudian analisis dilakukan dengan menggunakan uji Chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan PHBS dengan nilai p-value = 0,016 dan hubungan antara sikap dengan PHBS dengan nilai p-value = 0,027. Semakin baik pengetahuan dan sikap siswa mengenai PHBS, maka semakin baik pula perilaku siswa dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam tidak hanya di sekolah tetapi juga di semua tempat.