Rahmadi Wirantanus
UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAMPAK PELAKSANAAN PROGRAM TAHFIZHUL QUR'AN BAGI PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS SANTRI PONDOK PESANTREN : MODEL EVALUASI CIPP Rahmadi Wirantanus; Zurqoni; Sugeng
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 5 No 2 (2026): Vol 5 No 2 (2026): Jurnal J-SES Vol 5 No 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jses.v5i2.31919

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi program Tahfizhul Qur'an di Pondok Pesantren Ahlussuffah Balikpapan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product) serta menganalisis implikasinya terhadap pembentukan karakter religius santri. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Al-Qur'an di tengah tantangan perkembangan teknologi digital yang berpengaruh terhadap perilaku generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain evaluasi program model CIPP. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas pimpinan pesantren, kepala sekolah, pengampu tahfizh, staf wakil kepala tahfizh, pengampu halaqah sanad, dan santri program tahfizh. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahapan reduksi data, penyajian data, pengodean, interpretasi tematik, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, member checking, dan ketekunan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek context, program memiliki relevansi yang kuat dengan kebutuhan pendidikan Islam kontemporer dalam penguatan karakter religius. Pada aspek input, program didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten dan lingkungan pesantren yang kondusif, meskipun masih terdapat keterbatasan pembimbing dan media pembelajaran. Pada aspek process, kegiatan tahfizh terlaksana secara sistematis melalui setoran hafalan, muroja'ah, dan pembiasaan religius, namun menghadapi tantangan berupa fluktuasi motivasi santri dan pengaruh media digital. Pada aspek product, program berkontribusi terhadap peningkatan hafalan Al-Qur'an, kedisiplinan, tanggung jawab, dan karakter religius santri. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan program tahfizh tidak hanya ditentukan oleh capaian hafalan, tetapi juga oleh integrasi budaya religius pesantren, sistem muroja'ah berkelanjutan, dan pembinaan karakter yang berlangsung secara intensif dalam kehidupan sehari-hari santri