Transformasi digital dalam pendidikan tinggi menuntut pengembangan model pembelajaran yang mampu meningkatkan hasil belajar, keterlibatan mahasiswa, dan kompetensi analitis secara lebih efektif. Namun, pembelajaran Perbankan Syariah masih didominasi oleh pendekatan konvensional yang kurang mengakomodasi perbedaan kebutuhan, kemampuan, dan kecepatan belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran adaptif berbasis Artificial Intelligence (AI Adaptive Learning) terhadap hasil belajar, keterlibatan mahasiswa, dan kompetensi analitis mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research terhadap 75 mahasiswa yang mengikuti pembelajaran berbasis AI Adaptive Learning. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dokumentasi hasil belajar, serta aktivitas Learning Management System (LMS), kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI Adaptive Learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa dengan nilai t sebesar 5,912 dan signifikansi 0,000. Keterlibatan mahasiswa juga berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar dengan nilai t sebesar 4,964 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, AI Adaptive Learning dan keterlibatan mahasiswa berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar dengan nilai F sebesar 48,276 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,573 menunjukkan bahwa 57,3% variasi hasil belajar dapat dijelaskan oleh model penelitian. Selain itu, terjadi peningkatan nilai rata-rata mahasiswa dari 71,4 menjadi 86,7 serta peningkatan kompetensi analitis dalam menyelesaikan kasus pembiayaan dan akad syariah. Penelitian ini membuktikan bahwa AI Adaptive Learning merupakan inovasi pembelajaran yang efektif untuk mendukung transformasi pendidikan perbankan syariah yang lebih personal, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan industri keuangan syariah digital.