Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan Pipeline Preprocessing dan Segmentasi Audio Batuk Berbasis Energi Adaptif untuk Klasifikasi Batuk Kering dan Berdahak Desta Rizky Andhika; Faisal Muttaqin; Fetty Tri Anggraeny
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rekaman audio batuk dari sumber publik umumnya memiliki variasi format, durasi, jumlah kanal, laju sampling, bagian hening, dan gangguan suara latar yang dapat memengaruhi konsistensi masukan pada proses klasifikasi. Penelitian ini bertujuan merancang pipeline preprocessing dan segmentasi audio batuk berbasis energi adaptif untuk menghasilkan audio yang lebih seragam dan relevan bagi klasifikasi batuk kering (dry) dan batuk berdahak (wet). Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi proses seleksi dan audit kualitas data dengan segmentasi event batuk menggunakan ambang energi yang dihitung secara adaptif pada setiap rekaman, sehingga proses segmentasi dapat menyesuaikan variasi intensitas sinyal antarrekaman tanpa menggunakan satu nilai ambang tetap untuk seluruh data. Tahapan penelitian meliputi seleksi label, audit kualitas audio, konversi format WAV, pengubahan kanal menjadi mono, resampling 16 kHz, trimming bagian hening, segmentasi berbasis energi adaptif, serta penyeragaman durasi menjadi 3 detik. Ambang segmentasi ditentukan secara adaptif berdasarkan estimasi noise floor, nilai RMS maksimum, dan margin sensitivitas sebesar 8.0 dB pada setiap rekaman.. Dari 27.550 entri metadata, diperoleh dataset akhir balanced-confident sebanyak 800 audio yang terdiri atas 400 data dry dan 400 data wet. Seluruh audio keluaran memiliki format WAV, kanal mono, laju sampling 16 kHz, dan durasi 3 detik. Hasil segmentasi menunjukkan rata-rata cakupan energi sebesar 84,58% pada kelas dry dan 82,54% pada kelas wet. Validasi fungsional menggunakan MFCC20 dan Capsule Network menghasilkan accuracy sebesar 71,67% dan F1-score sebesar 70,18%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pipeline mampu menghasilkan masukan audio yang konsisten dan dapat diteruskan ke tahap pemodelan klasifikasi.