Perkembangan teknologi digital memberikan peluang besar dalam mendukung pelestarian dan penyebaran informasi budaya Indonesia kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Namun, media edukasi budaya yang masih banyak menggunakan metode konvensional menyebabkan proses penyampaian informasi kurang interaktif dan belum mampu mengikuti perkembangan teknologi saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan wearable Smart Cultural Mask berbasis Internet of Things (IoT) yang mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence (AI) Voice Assistant sebagai media edukasi budaya Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi prototype, dan pengujian sistem. Smart Cultural Mask dikembangkan menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroler utama, modul mikrofon digital INMP441 sebagai input suara, serta modul penguat audio MAX98357A dan speaker sebagai keluaran suara. Sistem bekerja dengan menerima perintah suara pengguna, kemudian data suara dikirim melalui koneksi WiFi menuju layanan AI Voice Assistant untuk diproses dan menghasilkan respons suara yang diteruskan kembali melalui speaker. Hasil implementasi menunjukkan bahwa prototype Smart Cultural Mask berhasil direalisasikan dan mampu menjalankan fungsi utama sistem, yaitu menerima input suara, melakukan komunikasi dengan layanan AI Voice Assistant, serta menghasilkan keluaran suara sebagai respons kepada pengguna. Berdasarkan pengujian Black Box Testing, seluruh fungsi sistem berhasil berjalan sesuai dengan rancangan, dengan waktu respons utama pada proses komunikasi AI sekitar 10 detik yang dipengaruhi oleh kondisi koneksi internet. Penelitian ini berfokus pada implementasi dan pengujian fungsional sistem, sehingga evaluasi terhadap performa AI Voice Assistant maupun efektivitas Smart Cultural Mask sebagai media edukasi budaya belum dilakukan dan menjadi ruang lingkup penelitian selanjutnya.