Karak merupakan makanan tradisional khas Jawa yang proses pengeringannya masih banyak dilakukan secara konvensional dengan memanfaatkan sinar matahari. Metode tersebut memiliki beberapa kelemahan, seperti ketergantungan terhadap kondisi cuaca, waktu pengeringan yang lama, serta risiko kontaminasi debu dan kotoran. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan Smart Dehydrator Karak berbasis ESP32 untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pengeringan. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Tahap analisis kebutuhan dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan perangkat keras dan perangkat lunak sistem. Tahap perancangan mencakup penyusunan diagram blok, desain pengkabelan, flowchart, serta rancangan antarmuka sistem. Tahap implementasi dilakukan dengan mengintegrasikan sensor DHT11, mikrokontroler ESP32, modul relay, dan lampu pemanas menjadi sebuah sistem Internet of Things (IoT). Selanjutnya, tahap pengujian dilakukan untuk mengevaluasi kemampuan sistem dalam membaca suhu dan kelembapan serta mengendalikan lampu pemanas secara otomatis berdasarkan nilai ambang yang telah ditentukan. Sistem menggunakan sensor suhu dan kelembapan yang terhubung dengan mikrokontroler ESP32 untuk memantau kondisi ruang pengering secara real-time. Data yang diperoleh digunakan untuk mengendalikan lampu pemanas secara otomatis sehingga suhu dan kelembapan tetap berada pada kondisi yang diinginkan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat mampu mempercepat proses pengeringan dibandingkan metode konvensional serta menghasilkan kualitas produk yang lebih baik dan higienis. Implementasi teknologi Internet of Things (IoT) juga memungkinkan pengguna memantau proses pengeringan dari jarak jauh. Inovasi ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas produk karak.