Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Sistem Pendeteksi Gempa Berbasis Arduino Uno Menggunakan Sensor SW-420 dan Buzzer pada Miniatur Rumah Joglo Ilham Prayoga; Bimantara Yogie Pratama; Kamaluddin Haqani; Titan Gerald Nalendra; Rudi Susanto
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia dan dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang dapat membantu mengenalkan konsep peringatan dini gempa secara sederhana. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sebuah prototipe sistem peringatan dini gempa berbasis Arduino Uno dengan memanfaatkan sensor getar SW-420 sebagai pendeteksi getaran. Sistem akan memberikan peringatan melalui buzzer dan menampilkan informasi kondisi pada LCD I2C ketika terdeteksi adanya getaran yang melebihi batas tertentu. Selain berfungsi sebagai alat edukasi, penelitian ini juga mengintegrasikan unsur kearifan lokal melalui penggunaan miniatur Rumah Joglo sebagai desain utama perangkat. Integrasi budaya lokal diharapkan dapat meningkatkan daya tarik pembelajaran teknologi sekaligus memperkenalkan nilai budaya tradisional kepada generasi muda. Tahapan penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, pembuatan prototipe, dan pengujian alat. Pada tahap analisis kebutuhan dilakukan identifikasi perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan. Tahap perancangan sistem meliputi penyusunan diagram blok, skema rangkaian, dan diagram alir. Selanjutnya dilakukan pembuatan prototipe berdasarkan rancangan yang telah dibuat, kemudian dilakukan pengujian alat untuk memastikan seluruh komponen bekerja sesuai dengan fungsinya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor SW-420 mampu mendeteksi getaran dan mengaktifkan sistem peringatan sesuai kondisi yang diberikan. Prototipe yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi media edukasi sederhana mengenai mitigasi bencana serta penerapan mikrokontroler dalam kehidupan sehari-hari.