Ati Hermawati
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pancasila

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

LITERASI  MANAJEMEN  KEUANGAN  MELALUI  PELATIHAN PEMBUKUAN  SEDERHANA  DAN  PERHITUNGAN  BIAYA PRODUKSI PADA UMKM SETU BABAKAN , JAGAKARSA, JAKARTA SELATAN Ati Hermawati; Iha Haryani Hatta; Yuana Rizky Oktaviani; Wahyoeni Wahyoeni; Adinda Nina Safitri; Yasmine Aulia Zahra; Sri Erviati Wahyoeni
Abdi Implementasi Pancasila:Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Mei
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jpn5mq85

Abstract

  Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila melalui para dosen dan mahasiswa melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Setu Babakan. UMKM Setu Babakan, UMKM  jmengalami permasalah dibidang manajemen keuangan  yaitu mitra belum melakukan pembukuan sederhana untuk mencatat operasi usahanya sehingga tidak dapat mengetahui secara akurat apakah usaha dalam kondisi untung atau rugi. UMKM masih belum menghitung biaya produksi secara akurat selama ini hanya dengan perkiraan saja. PkM ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang pentingan pencatatan transaksi keuangan melalui pembukuan sederhana dan perhitungan biaya produksi  (2) meningkatkan keterampilan pelaporan keuangan dan perhitungan biaya produksi bagi UMKM Setu Babakan Manfaat PkM   ini  membantu  usaha  kecil  menjadi  usaha  kecil  yang  sukses  dan  meningkatkan kedudukannya. Selain itu, mendukung pencatatan hariantransaksi keuangan untuk UMKM Metode dalam kegiatan ini memberikan pelatihan dan pendampingan kepada UMK Setu Babakan . Pelatihan dilakukan dengan memberikan praktek pembukuan sederhana dan perhitungan biaya produksi yang dilanjutkan dengan pendampingan . Hasil evaluasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta merasa sangat puas, karena capaian program dapat terealisasi dengan baik sesuai dengan harapan dan peserta merasa telah terjadi peningkatan wawasan, pengetahuan dan pemahaman tentang penerapan ilmu dan teknologi dalam melakukan  praktik pembukuan sederhana
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI  PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS ( SMA )  SEJAHTERA 1 DEPOK MELALUI PELATIHAN INTERPERSONAL SKILL Ati Hermawati; Iha Haryani Hatta; Lies Putriana; Derriawan Derriawan; Murthada Sinuraya; Nelyumna Nelyumna; Renata Putri Kinasih; Amanda Putri Sofia
Abdi Implementasi Pancasila:Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): November
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/nat03d54

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila pada tanggal 14 Agustus 2025 bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi tatap muka di kalangan remaja. Program ini diselenggarakan di SMA Sejahtera 1 Depok, dengan sasaran 30 siswa kelas 12 yang aktif dalam organisasi kesiswaan. Metode yang digunakan mencakup pelatihan komunikasi dan keterampilan interpersonal, serta pendampingan langsung. Mengatasi masalah rendahnya keterampilan komunikasi tatap muka yang disebabkan oleh tingginya penggunaan media digital di kalangan remaja. Program ini melibatkan pelatihan, praktik langsung, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman siswa secara signifikan, dengan skor meningkat dari 64,6% sebelum pelatihan menjadi 92,4% setelahnya. Selain itu, 91,75% siswa menyatakan sangat puas dengan materi yang disampaikan. Pelatihan ini terbukti efektif dalam membekali siswa dengan kemampuan komunikasi asertif, empati, dan keterampilan berkolaborasi yang diperlukan untuk mendukung interaksi sosial mereka. Kegiatan PkM ini berhasil memenuhi tujuan yang diharapkan, yaitu meningkatkan keterampilan komunikasi siswa, serta memberikan wawasan dan pengetahuan yang lebih baik tentang penerapan keterampilan tersebut dalam interaksi sosial. Program ini menjadi langkah penting dalam mengatasi tantangan komunikasi di era digital bagi generasi muda.