Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja, baik secara parsial maupun simultan, terhadap kinerja karyawan pada Satuan Kerja PT Mega Primatama area eksternal Universitas Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 76 karyawan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling atau sampling jenuh, di mana seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh temuan bahwa secara parsial variabel beban kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal ini ditunjukkan dengan nilai t hitung sebesar 3,335 lebih besar dari t tabel 1,993 serta nilai signifikansi 0,001 lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, hipotesis nol ditolak dan hipotesis pertama diterima, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara beban kerja terhadap kinerja karyawan. Selanjutnya, secara parsial variabel lingkungan kerja juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 2,569 lebih besar dari t tabel 1,993 dan nilai signifikansi 0,012 lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis diterima, yang menunjukkan bahwa lingkungan kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, secara simultan atau bersama-sama, variabel beban kerja dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji ANOVA menunjukkan nilai F hitung sebesar 7,965 lebih besar dari F tabel sebesar 3,12 dengan tingkat signifikansi 0,001 yang lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa beban kerja dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada Satuan Kerja PT Mega Primatama area eksternal Universitas Indonesia