Wa Ode Karmila
Farmasi, STIKes Maluku Husada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Komunikasi Kesehatan Digital Via Smartphone Dalam Peningkatan Kesadaran Pola Hidup Sehat Mahasiswa Farmasi Semester IV Stikes Maluku Husada Ima Soumena; Wa Ode Karmila
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Perkembangan teknologi komunikasi digital berbasis smartphone berpotensi besar meningkatkan kesadaran pola hidup sehat pada mahasiswa kesehatan yang menghadapi tekanan akademik tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi kesehatan digital via smartphone terhadap peningkatan kesadaran pola hidup sehat mahasiswa Program Studi S1 Farmasi Semester IV STIKes Maluku Husada. Metode penelitian kuantitatif deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional design digunakan dalam studi ini. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Semester IV Prodi Farmasi STIKes Maluku Husada dengan teknik total sampling sebanyak 82 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang diuji validitas dan reliabilitasnya, meliputi indikator frekuensi akses, interaktivitas, dan kredibilitas informasi digital (variabel X) serta domain gizi, aktivitas fisik, istirahat, dan manajemen stres (variabel Y). Data dianalisis secara deskriptif (distribusi frekuensi) dan inferensial menggunakan uji Regresi Linier Sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi komunikasi kesehatan digital berada pada kategori tinggi sebesar 61,5% (32 responden), sedangkan tingkat kesadaran pola hidup sehat berada pada kategori baik sebesar 57,7% (30 responden). Hasil analisis regresi menunjukkan nilai koefisien determinasi (R^2) sebesar 0,488 dengan signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulannya, komunikasi kesehatan digital via smartphone memiliki peran positif dan signifikan sebesar 48,8% terhadap peningkatan kesadaran pola hidup sehat mahasiswa. Institusi direkomendasikan memanfaatkan saluran digital berbasis media sosial/aplikasi sebagai sarana promosi kesehatan kampus secara terpadu