Zahrah Nurkarimah
Institut Agama Islam Negeri Parepare

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMIKIRAN IBN KHALDUN TENTANG ILMU, PERADABAN, PENDIDIKAN, DAN PEMBENTUKAN KARAKTER SOSIAL DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER Fahmi; Tazkiyatun Nafi’ah P; Ismail; Zahrah Nurkarimah
AL Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2026): alfikrah
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/cm9p4325

Abstract

Pemikiran Ibn Khaldun merupakan salah satu khazanah intelektual Islam yang memiliki kontribusi besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teori peradaban, pendidikan, dan pembentukan karakter sosial. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran Ibn Khaldun tentang ilmu, peradaban, pendidikan, dan pembentukan karakter sosial serta mengkaji relevansinya dalam konteks pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research) dengan metode deskriptif-analitis melalui telaah terhadap karya utama Ibn Khaldun, terutama al-Muqaddimah, serta berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Ibn Khaldun memandang ilmu sebagai instrumen penting bagi perkembangan peradaban yang diperoleh melalui integrasi antara akal, pengalaman empiris, dan wahyu. Pendidikan menurutnya diarahkan pada pembentukan malakah melalui proses pembelajaran yang bertahap, humanis, dan memperhatikan kesiapan intelektual peserta didik. Selain itu, konsep 'ashabiyyah dipandang sebagai landasan pembentukan karakter sosial yang mencakup solidaritas, tanggung jawab kolektif, kepedulian sosial, dan komitmen terhadap nilai-nilai moral. Pemikiran tersebut memiliki relevansi yang signifikan dalam menjawab berbagai tantangan pendidikan Islam kontemporer, khususnya terkait dikotomi ilmu, krisis karakter, melemahnya solidaritas sosial, dan kebutuhan akan pembangunan peradaban Islam yang berorientasi pada keseimbangan spiritual, intelektual, dan sosial.