Pemahaman konsep sains pada jenjang sekolah dasar merupakan fondasi utama dalam membangun literasi sains serta menyiapkan peserta didik untuk menghadapi pembelajaran pada jenjang selanjutnya. Namun, pembelajaran sains di sekolah dasar masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti rendahnya pemahaman konsep dan kurangnya media pembelajaran yang menarik serta kontekstual. Seiring dengan perkembangan era digital, integrasi teknologi dalam pembelajaran menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah pemanfaatan media pembelajaran digital berupa storybook digital interaktif berbasis Augmented Reality (AR) yang mampu menyajikan konsep sains secara visual, konkret, dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan storybook digital berbasis AR untuk meningkatkan pemahaman konsep sains siswa kelas V SD, (2) mengetahui tingkat validitas storybook digital berbasis AR yang dikembangkan, dan (3) menganalisis peningkatan pemahaman konsep sains siswa setelah menggunakan media tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi, angket, pre-test dan post-test, serta dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif deskriptif, khususnya terhadap hasil validasi ahli yang dianalisis menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) proses pengembangan storybook digital berbasis AR telah dilaksanakan dengan baik sesuai tahapan ADDIE, (2) hasil validasi dari ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa menunjukkan kriteria “sangat valid”, dan (3) terdapat peningkatan pemahaman konsep sains siswa kelas V SD setelah penggunaan media. Berdasarkan hasil tersebut, storybook digital interaktif berbasis AR dinyatakan sangat valid dan layak digunakan sebagai media pembelajaran sains di sekolah dasar.