Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Strategi Digital Dalam Promosi Program Pelatihan Pada UPT Balai Latihan Kerja Jember Afif Hamada Ramadani; Elvina Syevira Anugrah; Denari Dhahana Edtiyarsih
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): GJPM - Juli
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v4i2.2280

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong lembaga pelatihan vokasi milik pemerintah mengoptimalkan media sosial dalam mempromosikan program pelatihannya. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja (UPT BLK) Jember, lembaga pelatihan kerja gratis di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, yang beralih dari Facebook ke Instagram sebagai kanal promosi utama sejak masa pandemi COVID-19, didampingi WhatsApp, TikTok, dan website resmi. Permasalahan yang diangkat adalah belum optimalnya pemanfaatan kanal tersebut, khususnya TikTok dan YouTube, di tengah tingginya animo masyarakat yang tercermin dari jumlah pendaftar yang mencapai 50 hingga120 orang per kejuruan berbanding kuota sekitar 16 peserta. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui observasi partisipatif selama Juli hingga Agustus 2026 serta wawancara dengan staf UPT BLK Jember, kemudian dianalisis melalui pendekatan Segmentation Targeting Positioning (STP) dan analisis SWOT yang disintesis menjadi rekomendasi strategi optimalisasi, serta ditinjau dari perspektif etika pemasaran syariah. Hasil analisis menunjukkan bahwa positioning UPT BLK Jember sebagai lembaga resmi, gratis, dan bersertifikat BNSP menjadi kekuatan utama, sementara pemanfaatan TikTok dan YouTube yang belum maksimal serta dinamika kebutuhan industri yang terus berkembang menjadi peluang dan tantangan yang perlu terus diantisipasi. Penulis turut berkontribusi menjaga konsistensi respons layanan WhatsApp dan Instagram bagi calon pendaftar di tengah tingginya volume pertanyaan yang masuk setiap harinya. Dari perspektif syariah, prinsip kejujuran, amanah, dan transparansi secara umum telah tercermin dalam informasi yang disampaikan. Rekomendasi optimalisasi meliputi konsistensi konten, perluasan kanal digital, dan penyelarasan program pelatihan dengan kebutuhan dunia kerja.