Andi Aldian Adisyah
Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komparasi Pembelajaran Model Project-Based Learning dan Konvensional dalam Pengembangan Kreativitas Berkarya Kolase di SMA Negeri 1 Barru Andi Aldian Adisyah
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/hc1ctr85

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan kreativitas siswa dalam pembelajaran abad ke-21, khususnya pada mata pelajaran Seni Rupa. Namun, pembelajaran seni di sekolah masih banyak menggunakan metode konvensional yang cenderung berpusat pada guru sehingga kreativitas siswa kurang berkembang secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kreativitas berkarya kolase siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Project-Based Learning (PjBL), tingkat kreativitas siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, serta perbedaan kreativitas antara kedua model pembelajaran tersebut di SMA Negeri 1 Barru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif Ex Post Facto. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Barru, sedangkan sampel penelitian terdiri atas kelas XI.F.10 sebagai kelas PjBL dan XI.F.11 sebagai kelas konvensional yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan penilaian karya secara blind rating oleh juri independen menggunakan rubrik kreativitas Torrance yang meliputi aspek fluency, flexibility, originality, dan elaboration. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji Mann-Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kreativitas berkarya kolase siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Model Project-Based Learning (PjBL) berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 17.23, sedangkan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode konvensional memperoleh nilai rata-rata sebesar 12.91. Hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Peningkatan kreativitas siswa pada kelas PjBL tampak lebih menonjol pada aspek originality (orisinalitas) dan elaboration (pengembangan detail karya), yang terlihat dari kemampuan siswa menghasilkan karya kolase yang lebih unik, inovatif, dan memiliki penyelesaian yang lebih rinci dibandingkan siswa pada kelas konvensional.