Kualitas air merupakan faktor penting dalam keberhasilan budidaya udang vanname karena berpengaruh terhadap pertumbuhan, kesehatan, dan tingkat kelangsungan hidup udang. Parameter kualitas air seperti suhu, derajat keasaman (pH), oksigen terlarut (Dissolved Oxygen atau DO), dan salinitas perlu dipantau secara berkala agar tetap berada pada kondisi yang sesuai. Namun, pemantauan secara manual memiliki keterbatasan karena tidak dapat dilakukan secara terus-menerus dan kurang efektif pada tambak dengan akses internet yang tidak stabil. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem Internet of Things (IoT) untuk monitoring dan kontrol kualitas air tambak udang vanname menggunakan komunikasi nirkabel LoRa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan eksperimental. Sistem yang dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor suhu DS18B20, sensor pH, sensor DO, sensor TDS (Total Dissolved Solids) untuk mengetahui kondisi salinitas berdasarkan jumlah zat terlarut dalam air dengan satuan ppm (parts per million), modul LoRa, relay, pompa air, dan platform Blynk sebagai media monitoring. Data hasil pembacaan sensor dikirim melalui LoRa ke unit penerima dan diteruskan ke platform Blynk untuk ditampilkan secara real-time. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memantau suhu, pH, DO, dan kondisi salinitas secara real-time. Komunikasi LoRa mampu mengirimkan data hingga jarak 5.000 meter pada area terbuka dan 1.070 meter pada kondisi banyak halangan. Sistem kontrol salinitas juga mampu mengaktifkan pompa secara otomatis ketika nilai berada di luar rentang 400–800 ppm dan menghentikan proses kontrol setelah nilai kembali ke rentang tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan dapat membantu proses monitoring dan kontrol kualitas air tambak secara real-time, terutama pada lokasi dengan keterbatasan akses internet. Kata Kunci - Internet of Things, LoRa, Monitoring Kualitas Air, Udang Vanname, Kontrol Salinitas