Sri Martini
Pendidikan Sejarah, Universitas Negeri Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mgr. Nicolaas Joannes Geise, Ofm., Biografi Uskup Pertama Bogor Serta Kontribusinya Terhadap Gereja Katolik Dan Pendidikan Katolik Di Jawa Barat Tahun 1938-1975 Benedictus Bismoko; Sri Martini; Firdaus Hadi Santoso
PERIODE: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Vol. 8 No. 2 (2026): PERIODE : Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengkaji peran Uskup Geise dalam ranah kebudayaan dan pendidikan selama periode 1938-1975. Tujuan utama dari kajian ini adalah untuk mencari tahu, bagaimana model kepimpinan Mgr. Geise sebagai Uskup Bogor, termasuk pendekatan, kebijakan serta inisiatif yang dilakukan dalam upaya adaptasi Gereja Katolik terhadap masyarakat Sunda lokal. Fokus diarahkan pada bentuk-bentuk kompromi budaya yang dilakukan Gereja serta usaha untuk memperluas, meningkatkan, dan mendirikan lembaga serta pusat-pusat pendidikan. Sumber data diperoleh dari berbagai dokumen relevan di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Perpustakaan STF Drijakara, repositori UIKA Parahayangan, majalah Katolik Keuskupan Bogor, sejumlah literatur ajaran Katolik, serta disertasi pribadi Uskup Geise mengenai masyarakat lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis dengan pendekatan deskriptif-naratif, yang terdiri atas heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiografi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Mgr. Geise, merupakan figur penuh daya tarik. Sebagai uskup pertama Keuskupan Bogor, beliau memiliki tanggung jawab besar dalam meletakkan dasar-dasar kelembagaan dan spiritual bagi perkembangan Gereja Katolik di wilayah tersebut. Peran tersebut dijalankannya melalui pendekatan yang progresif, yakni dengan memperkuat posisi Gereja melalui dialog lintas budaya dan agama, serta mendorong pendirian sejumlah institusi pendidikan penting di wilayah Keuskupan Bogor dan Keuskupan Bandung. Kiprahnya dalam mendukung berbagai kongregasi dalam upaya pendirian sekolah-sekolah, turut berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan literasi di Indonesia, hingga mengantarkannya pada pengakuan, tidak hanya tingkat lokal, tetapi juga oleh pemerintah, atas kontribusinya dalam pembangunan pendidikan nasional.