Sri Prilmayanti Awaluddin
Institut Teknologi dan Bisnis Nobel

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Masyarakat dalam Pemanfaatan Ekonomi Berbagi untuk Mengoptimalkan Aset Produktif Rumah Tangga di Kabupaten Gowa Sri Prilmayanti Awaluddin; Septy Herviani; Emily Nur Saldy; Andi Ummul Khair; Akmal Umar
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 3: June 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v3i3.1706

Abstract

Keterbatasan kemampuan masyarakat dalam mengenali dan mengelola aset rumah tangga menyebabkan berbagai sumber daya produktif belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menerapkan ekonomi berbagi untuk mengoptimalkan aset produktif rumah tangga di Desa Pattallasang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa. Kegiatan dilaksanakan pada 6–7 Juni 2026 dengan melibatkan 40 peserta yang terdiri atas pelaku usaha mikro, ibu rumah tangga produktif, dan pemuda perintis usaha. Pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, pre-test, pemetaan aset, sosialisasi, pelatihan, simulasi transaksi, praktik pemanfaatan aset, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, observasi, inventarisasi aset, pencatatan transaksi, dan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 54,20 menjadi 79,80, dengan perbedaan yang signifikan, t(39) = 15,13, p < 0,001, dan Cohen’s d = 2,39. Sebanyak 94 aset berhasil diidentifikasi dan 48 aset diaktifkan. Jumlah transaksi meningkat dari 38 menjadi 79 transaksi, sedangkan nilai transaksi bertambah dari Rp5.700.000 menjadi Rp12.450.000. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan, pemetaan aset, promosi digital, penyusunan aturan penggunaan, dan pendampingan mampu meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan aset rumah tangga menjadi lebih produktif.