Sarayulis Sarayulis
Universitas Almuslim

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Nilai Karakter untuk Meningkatkan Etika dan Disiplin Siswa Sarayulis Sarayulis; Muhammad Iqbal; Yulisa Yulisa; Puput Maulida; Nazalena Nazalena
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 3: June 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v3i3.1717

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis nilai karakter yang mendukung penguatan etika dan disiplin siswa. Program dilaksanakan pada Januari–Februari 2026 dengan melibatkan 30 guru dari lima wilayah di Indonesia melalui lima pertemuan sinkron menggunakan Zoom Meeting dan pendampingan asinkron melalui WhatsApp Group serta Google Drive. Pelaksanaan meliputi asesmen kebutuhan, penguatan konsep, penyusunan storyboard, klinik produksi media, peer review, microteaching, implementasi kelas, serta evaluasi dan refleksi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, rubrik penilaian media, observasi agregat etika dan disiplin siswa, serta angket respons peserta. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata pemahaman guru meningkat dari 58,2 pada pre-test menjadi 84,6 pada post-test, dengan N-gain sebesar 0,63 dalam kategori sedang. Seluruh peserta menghasilkan media pembelajaran berbasis nilai karakter dengan rata-rata kelayakan sebesar 88,4% dalam kategori sangat baik. Implementasi media juga menunjukkan peningkatan skor observasi etika siswa dari 2,47 menjadi 3,39 dan disiplin dari 2,41 menjadi 3,34. Perubahan terutama terlihat pada kemampuan guru mengintegrasikan nilai karakter ke dalam aktivitas, kasus, aturan, pembagian peran, dan refleksi pembelajaran. Temuan menunjukkan bahwa pelatihan berjenjang yang memadukan praktik, pendampingan, evaluasi sejawat, dan implementasi kelas dapat memperkuat kompetensi pedagogis guru dalam merancang media yang lebih terarah pada pembentukan karakter. Keberlanjutan program diarahkan melalui pengembangan bank media dan komunitas praktik guru.