Muhammad Rifqi Fathurrahman
Universitas Negeri Makassar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Organizational Citizenship Behavior (OCB) terhadap Turnover intention pada Karyawan UMKM Muhammad Rifqi Fathurrahman
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i5.20791

Abstract

Tingginya tingkat turnover intention menjadi salah satu tantangan utama bagi keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) karena dapat memengaruhi stabilitas tenaga kerja dan produktivitas organisasi. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam menekan kecenderungan karyawan untuk meninggalkan pekerjaannya adalah Organizational Citizenship Behavior (OCB), yaitu perilaku sukarela karyawan yang melampaui tuntutan formal pekerjaan dan berkontribusi terhadap efektivitas organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Organizational Citizenship Behavior terhadap turnover intention pada karyawan UMKM. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier sederhana. Responden penelitian berjumlah 377 karyawan UMKM yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala turnover intention yang mengacu pada konsep Mobley, meliputi dimensi thinking of quitting, intention to search, dan intention to quit, serta skala OCB yang dikembangkan berdasarkan konsep Podsakoff dan kolega yang mencakup dimensi altruism, conscientiousness, sportsmanship, courtesy, dan civic virtue. Kedua instrumen telah memenuhi kriteria validitas konstruk dan reliabilitas yang memadai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Organizational Citizenship Behavior berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi perilaku kewargaan organisasi yang ditunjukkan karyawan, semakin rendah kecenderungan mereka untuk meninggalkan organisasi. Meskipun demikian, kontribusi OCB terhadap turnover intention relatif terbatas, yang menunjukkan bahwa masih terdapat faktor-faktor lain yang turut memengaruhi keputusan karyawan untuk bertahan atau keluar dari organisasi. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola UMKM untuk mendorong terbentuknya perilaku OCB melalui lingkungan kerja yang suportif guna mengurangi potensi turnover intention karyawan