Nur Ismiyati
Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kompetensi Mengembangkan Asesmen Berbasis Deep Learning Melalui Pendekatan Backward Design Guru Matematika SMA MGMP Sidrap Sulawesi Selatan Andi Syukriani; Nurwati Djam'an; Nur Ismiyati; Hamzah Upu; Agusalim Juhari
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): Volume 05 Nomor 03 (Agustus-September 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/vrs1ga32

Abstract

Pengembangan asesmen matematika abad ke-21 menuntut pergeseran paradigma dari pemahaman prosedural tingkat rendah (surface learning) menuju pemahaman konseptual yang mendalam (deep learning) dan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Guru masih kerap menghadapi kendala dalam menyelaraskan tujuan pembelajaran dengan instrumen penilaian. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru matematika SMA dalam merancang asesmen berbasis deep learning dengan memanfaatkan pendekatan Backward Design. Mitra kegiatan ini adalah guru MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Matematika SMA. Tempat pelaksanaan di SMAN 2 Sidrap, Sulawesi Selatan,  dengan 9 peserta dan dilaksanakan pada awal semester ganjil Tahun Ajaran 2026/2027. Metode pelaksanaan adalah pelatihan interaktif, pendampingan, serta praktik langsung menggunakan Lembar Kerja Peserta Pelatihan (LKPP). Tahapan kegiatan meliputi persiapan dan analisis kebutuhan, pelaksanaan pelatihan (penyampaian teori, simulasi konversi soal, pengerjaan LKPP, presentasi), serta evaluasi keberhasilan menggunakan tes awal (pretes) dan tes akhir (postes). Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pemahaman konsep peserta dari 1,89 pada pretes menjadi 2,33 pada postes (meningkat sebesar 23,2%) dengan perolehan Normalized Gain (N-Gain) sebesar 0,40 dan termasuk kategori sedang. Meskipun terjadi peningkatan secara kelompok, analisis kendala mengidentifikasi adanya miskonsepsi terkait kompleksitas soal cerita serta efek kelelahan kognitif saat pengerjaan postes. Temuan mengimplikasikan perlunya mentoring dan penilaian produk kinerja autentik secara berkala.