ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar dan pemahaman konsep murid melalui penerapan model pembelajaran ARCS (Attention, Relevance, Confidence, and Satisfaction) pada materi laju reaksi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilakukan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026, yaitu pada bulan Januari hingga Februari 2026 di kelas XI Medical 1 MA Darul Hikmah Pekanbaru, dengan subjek penelitian berjumlah 29 orang murid. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi aktivitas guru dan murid serta tes pada setiap akhir siklus yang disusun berdasarkan indikator pemahaman konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar murid dari 56,15% pada siklus I dengan kategori cukup menjadi 74,61% pada siklus II dengan kategori baik. Selain itu, pemahaman konsep murid juga mengalami peningkatan, ditunjukkan oleh nilai rata-rata individu dari 81,45 pada siklus I menjadi 88,21 pada siklus II. Persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 62,07% menjadi 93,10%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran ARCS mampu meningkatkan aktivitas belajar dan pemahaman konsep murid pada materi laju reaksi. ABSTRACT This study aims to improve students’ learning activities and conceptual understanding through the implementation of the ARCS (Attention, Relevance, Confidence, and Satisfaction) learning model on the topic of reaction rates. This research is a Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The study was carried out during the even semester of the 2025/2026 academic year, specifically from January to February 2026, in class XI Medical 1 at MA Darul Hikmah Pekanbaru, involving 29 students. Data were collected using observation sheets for teacher and student activities, as well as tests at the end of each cycle designed based on indicators of conceptual understanding. The results showed an increase in student learning activities from 56,15% in Cycle I (fair category) to 74,61% in Cycle II (good category). Furthermore, students’ conceptual understanding also improved, as evidenced by the increase in the individual average score frome 81,45 in Cycle I to 88,21 in Cycle II. The classical mastery percentage rose significantly from 62,07% to 93,10%. Based on these findings, it can be concluded that the implementation of the ARCS learning model effectively enchances student learning activies and conceptual understanding of reaction rates.